Menyibukkan Diri

Salah satu cara untuk menghindari rasa cemas dan stres, ini menurut saya pribadi, salah satunya adalah dengan menyibukkan diri dengan sesuatu yang bermanfaat. Entah mengapa akhir-akhir ini saya ingin menuliskan topik ini. Mungkin karena saya pernah dan malah sering mengalami hal tersebut. Dulu, ya dulu sering. Dengan menyibukkan diri pada banyak hal yang bermanfaat, kita […]

Menyibukkan Diri Read More »

Hidup Hari Ini

Jika bunek, cemas, bingung, bisa jadi karena kita terlalu memikirkan yang kemarin, telah lalu, atau besok, yang akan datang. Kekhawatiran akan yang lalu atau yang akan datang sering kali membuat orang stres, cemas, hingga pada suatu titik bisa menyebabkan penyakit fisik. Suatu yang jamak sudah diketahui dari amatan dokter sekaligus filsuf, Ibnu Sina. Beruntung sekali

Hidup Hari Ini Read More »

Julukan Kota Pelajar Akan Berubah?

Entah kapan itu, ada berita lewat. Kalau tak salah di CNBC. Wow, menarik sekali. Itu yang pertama terpikir ketika membaca headline beritanya. Setelah dibuka, ada fakta yang lebih mengejutkan. Jogjakarta menjadi tempat dengan tarif open BO paling mahal. Jasa esek-esek via online lah gampangnya kalau yang belum tahun open BO. Terangnya, pelacuran online. Masih kurang

Julukan Kota Pelajar Akan Berubah? Read More »

Tanah

Tanah itu selalu jadi rebutan. Dari dulu sampai sekarang. Padahal, tanah itu tak kemana-mana. Antara keluarga saja, bisa saling bunuh hanya karena soal tanah. Hanya karena soal warisan. Kurang banyak info mengenai hal ini? By the way, harga tanah itu mahal. Coba saja kalian bekerja mendapat gaji sebesar UMR di (Provinsi) Yogyakarta. Kapan bisa beli

Tanah Read More »

Buah Susun Pikiran

Di dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendapat informasi dari berbagai sumber. Tapi yang disayangkan tidak semua sumber informasi terpercaya. Sekalipun terpercaya toh kita juga berpotensi bisa salah tangkap.  Beberapa orang mungkin akan mengambil kesimpulan dari sebuah informasi tersebut dengan benar, tapi sebagian yang lain juga berpotensi salah. Lantas bagaimana kita menarik kesimpulan dengan baik? Jawabannya

Buah Susun Pikiran Read More »

Dari Menyumbang Buku sampai Ajal yang Segera Tiba

Berikut kami lampirkan proposal. Apakah berkenan menyumbangkan buku? Kami mengajukan sumbangan buku. Dan seterusnya. Dulu, sering sekali permintaan seperti itu datang ke Gaza. Alhamdulillah, sekarang sudah tidak lagi. Kenapa alhamdulillah? Begini ceritanya. Soal uang? (Emang pernah saya punya uang?) Soal rugi? Bukan itu persoalannya. Saya agak malas menanggapi soal sumbang menyumbang buku, apalagi jika permintaan

Dari Menyumbang Buku sampai Ajal yang Segera Tiba Read More »

Tak Hanya Ekspresi

Sebagian kita mengenal hasil ekspresi sebagai sebuah karya. Apa pun itu. Bisa berwujud puisi, cerita, lukisan, gambar, musik, kriya, dan aneka macam lainnya. Semua bagian dari pengungkapan ekspresi. Sayangnya, misal di dalam seni, eksrpresi selalu diidentikkan dengan sesuatu yang boleh sebebas-bebasnya. Mengapa bebas? Karena namanya saja ekspresi. Bebas, terserah kita. Kerap dijumpai sebagai sesuatu yang

Tak Hanya Ekspresi Read More »

Kenangan Kaset Pita

Ketika menulis buku Makrifat Keindahan, saya teringat dengan masa berjayanya nasyid atau musik islami. Dulu, tahun 2007-an (atau saya lupa sebenarnya, tapi sekitaran itu), kaset pita masih menjadi sarana mendengarkan nasyid. Komputer juga masih pakai layar yang gemuk dan CPU yang besar. Selang beberapa waktu, alat semacam MP3 yang kecil-kecil juga bermunculan. Kaset pita itu

Kenangan Kaset Pita Read More »

Pengkhiantan dan Pengkhianatan

Cerita mengenai “pengkhianatan” terus saja muncul di beranda. Bosan sekali melihat gambar atau poster-poster yang begituan. Kalau sudah kaitannya dengan politik, drama semacam itu sebenarnya sudah biasa. Dari dulu memang sudah seperti itu. Jika ada politisi yang terlalu berlebihan menanggapi, kita bisa menilai tentang kedewasaan dan tujuannya. Dulu sekali misalnya, nama Hidayat Nur Wahid berubah

Pengkhiantan dan Pengkhianatan Read More »

Kawan, Jangan Terlalu Fanatis!

Perhelatan Pemilu tahun depan sudah mulai menghangat. Banyak sekali muda-mudi yang menjajakan dirinya sebagai calon anggota legislatif. Terlepas apakah maju karena keinginannya atau didorong oleh orang lain. Posternya sudah mulai terpampang di mana-mana. Entah mengapa saya jadi ingat dulu. Masa-masa yang begitu berarti dalam hidup dan akhirnya merubah cara pandang terhadap semuanya, khususnya dunia politik.

Kawan, Jangan Terlalu Fanatis! Read More »