Seberapa Urgentkah Pemblokiran yang dilakukan Kominfo?

Oleh : Sri Rahmayani, S. Kom ( Aktivis Pemerhati masyarakat dan Anggota Kepenulisan AMK 4 )   Kominfo merupakan singkatan dari komunikasi dan Informasi, Memiliki tujuan untuk menjalin komunikasi dan menyebarkan informasi ke arah internal dan eksternal yaitu menyebarkan informasi yang bisa diterima di dalam lingkup mahasiswa PGSD dan non PGSD serta masyarakat luas. Sementara […]

Seberapa Urgentkah Pemblokiran yang dilakukan Kominfo? Read More »

Perkampungan Noni Belanda di Yogyakarta

Oleh: Azi Wansaka/azionesaka@gmail.com Sebagai mahasiswa di Yogyakarta tentu tak asing lagi dengan yang namanya Malioboro, Keraton, Benteng Vredeburg dan Pantai Parangtritis. Deretan nama tersebut adalah beberapa kawasan wisata di Yogyakarta yang kerap dikunjungi oleh turis baik lokal maupun mancanegara. Kekayaan Yogyakarta sebagai sebuah kota dengan ragam peninggalan menarik membuat banyak orang untuk menetap atau melancong

Perkampungan Noni Belanda di Yogyakarta Read More »

Rezeki Mencuri

Baiklah kawan, akan saya katakan kepada kalian. Saya sebenarnya orang yang selalu percaya kepada teman atau sahabat. Saya orang yang terbiasa membagikan ide atau “project” apa yang sedang dikerjakan, dan segala macam apapun itu. Tentu saja hal-hal privasi menjadi pengecualian. Tentang berbagi ilmu misalnya. Mengingat saya bukan orang alim (baca: banyak ilmu), maka jika diminta

Rezeki Mencuri Read More »

KKB Menewaskan 10 Orang, Tanggung Jawab Siapa?

Oleh : Sri Rahmayani, S.Kom ( Aktivis Pemerhati Masyarakat dan Anggota AMK4 )   Keamanan dalam negeri kini jauh dari harapan, terkhusus terangan-terangan terjadi wilayah timur Indonesia. Dan terjadi terus berulang tanpa ada solusi massif yang diberlakukan. Jika dibiarkan akan terjadi di wilayah lainnya. Merasakan kehidupan yang kenyamanan di Papua tidak ada lagi, akibat tidak

KKB Menewaskan 10 Orang, Tanggung Jawab Siapa? Read More »

Hati Islam Bung Karno dalam Rumusan Kemerdekaan

Oleh: Salman Al Farisiy   Pendahuluan Dalam konteks Indonesia, perenungan mengenai kemerdekaan dapat membawa kita pada fenomena seteru dua kalangan yakni Nasionalis Islamis dan Nasionalis Sekuler. Kalangan Islamis berkeyakinan bahwa dengan menjalankan syari’at Islam bagi pemeluknya maka Masyarakat Islam Indonesia dapat dinyatakan sebagai merdeka. Kalangan Sekuler yang notabene juga Muslim berpendapat bahwa agama tidak perlu

Hati Islam Bung Karno dalam Rumusan Kemerdekaan Read More »

Kita dan Niat Kita

Dalam banyak kesempatan sering kali kita mendapatkan pesan atau nasihat untuk meluruskan niat dalam melakukan sesuatu. Yakni memurnikan niat dengan meninggalkan orientasi selain Allah. Bahkan saking pentingnya kedudukan niat, para ulama terdahulu sering menuliskan bab niat ini di awal pembahasan. Seolah-olah terdapat pesan tersendiri kepada para pembaca dan pelajar untuk menjadikan niat ini sebagai kunci

Kita dan Niat Kita Read More »

Kisah Cinta Tan Malaka: Sebuah Epilog, Tanpa Prolog

Oleh: Azi Wansaka/azionesaka@gmail.com* Kisahnya tak pernah dimulai, tetapi semuanya berakhir selesai. Mungkin adalah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan bagaimana kisah cinta Tan Malaka. Seorang revolusioner yang menghabiskan sebagai besar hidupnya dengan berpindah-pindah tempat tinggal. Perpindahannya ini tentu bukan tanpa sebab, demi menghindari kejaran agen-agen yang berusaha menangkapnya. Tan Malaka mungkin salah satu dari sekian tokoh

Kisah Cinta Tan Malaka: Sebuah Epilog, Tanpa Prolog Read More »

Haji Misbach: Penganut Islam Merah dan Komunis Hijau

Oleh: Azi Wansaka/azionesaka@gmail.com Haji Misbach atau yang bernama lengkap Mohammad Misbach adalah seorang tokoh revolusioner yang unik. Dalam sebuah buku karya Soe Hok Gie yang berjudul Orang-Orang di Persimpangan Kiri Jalan, Haji Misbach dijuluki sebagai seorang Haji Revolusioner. Haji Miscbach dikenal sebagai seorang penganut islam yang kuat, namun di sisi yang lain beliau juga seorang

Haji Misbach: Penganut Islam Merah dan Komunis Hijau Read More »

K.H. Zainah Mustofa: Perlawanan Seorang Haji di Masa Pendudukan Jepang

Oleh: Azi Wansaka/azionesaka@gmail.com Pergantian kekuasaan dari Pemerintahan Belanda ke Pemerintahan Jepang seolah-olah menjadi angina segara bagi kaum pribumi di Nusantara. Bukan, hanya karena Jepang dianggap sebagap saudara tua Asia, namun juga karena banyak program-program Pemerintahan Jepang yang seringkali mendapat dukungan tokoh-tokoh kharismatik pejuang kemerdekaan waktu itu. Program Pemerintah Jepang yang mendapatkan dukungan waktu itu adalah

K.H. Zainah Mustofa: Perlawanan Seorang Haji di Masa Pendudukan Jepang Read More »

Merenungi pesan Al-Hikam (5)

“Kesungguhanmu terhadap apa yang sudah dijamin untukmu dan keteledoranmu terhadap apa yang dituntut darimu adalah bukti rabunnya pandangan batinmu.” (Syaikh Ibnu Athaillah as-Sakandari) Membuka kembali salah satu kitab yang begitu “legendaris” ini, selalu membuat saya mengoreksi diri. Pada petuah yang kelima, Syaikh Ibnu Athaillah begitu pedas mengingatkan satu soal ini: kita seringkali melupakan sesuatu yang

Merenungi pesan Al-Hikam (5) Read More »