Keluarga

Ternyata Allah Sayang Padaku

Kaget. Itu hal pertama yang kurasakan saat aku dinyatakan hamil lagi. Dengan empat anak tinggal di perantauan, jauh dari sanak keluarga saja sudah membuat aku harus memutar otak dalam mengelola keuangan keluarga, apalagi akan bertambah satu lagi. Rasa enggan dan tak terima berhasil kutepis. Aku ingin setiap kehamilanku semuanya spesial dan berarti. Tak peduli pada […]

Ternyata Allah Sayang Padaku Read More »

Keluarga: Titik awal dan Akhir

  Dalam sebuah wawancara, Cristiano Ronaldo, pesepak bola dunia menyampaikan pesan bahwa walaupun kita punya karir yang cemerlang, harta yang melimpah, popularitas, tapi keluarga adalah yang utama. Karena keluargalah yang akan selalu hadir saat kita senang maupun sedih. Tentu saja, tidak semua orang beruntung lahir dari keluarga yang harmonis. Namun kita juga harus sadar, bahwa

Keluarga: Titik awal dan Akhir Read More »

Generasi Muda, Rumah, dan Jogja

Membahas tiga hal ini rasanya cukup menarik. Tentu saja menarik dibahas dan dipikir oleh mereka, yakni generasi muda yang sedang berada di Jogja. Wabil khusus lagi kepada mereka yang berencana untuk bertempat tinggal atau menetap di kota pelajar ini. Kalau dianggap tidak terlalu penting tak mengapa. Skip saja tulisan ini ke bawah. Ceritanya begini. Dengan

Generasi Muda, Rumah, dan Jogja Read More »

Sedikit Pesan untuk Para Calon Pengantin

Almanak masih menunjukkan Syawal. Konon, bulan ini adalah salah satu bulan yang menjadi saksi berlangsungnya dua manusia mengikat perjanjian suci melalui pernikahan. Ketika ijab qabul terlaksana, bucin pun bermula. Sebenarnya, saya ingin menulis tentang ini sudah agak lama. Namun, baru kesampaian sekarang. Momentumnya ya agaknya pas juga: bulan Syawal. Apa yang saya tulis berikut adalah

Sedikit Pesan untuk Para Calon Pengantin Read More »

Cepat Bosan

Pernah suatu ketika mendapati seorang senior se-almamater di kampus mengeluhkan ketika mendengar cerita, yakni keluhan seorang istri yang suaminya cepat bosan. Maksudnya cepat bosan pada pekerjaannya. Baru kerja beberapa bulan, resign, lalu cari lagi. Di masa mencari, pasti ada jeda waktu untuk berhenti alias nganggur. Begitu terus menerus terjadi. Berkali-kali. Rasa-rasanya seperti tak ada daya

Cepat Bosan Read More »