Buku

Mahar Buku untuk Rachmiati

Oleh: Azi Wansaka/azionesaka@gmail.com “Aku rela dipenjara asalkan bersama buku. Karena dengan buku aku bisa bebas,” Kutipan ini adalah sebuah perkataan singkat dari sosok wakil presiden Moh. Hatta yang pernah mendampingi Sukarno semasa kepemimpinannya. Meskipun tidak mendampingi sampai akhir masa kepemimpinan, namun hubungan keduanya secara pribadi masih sangat dekat. Hatta dan buku adalah dua hal yang […]

Mahar Buku untuk Rachmiati Read More »

Mulailah Berkomitmen untuk Tidak dengan Penugasan

Judul ini adalah pesan untuk kita yang hanya membaca buku dikarenakan penugasan atau diwajibkan. Penugasan-penugasan atau kewajiban-kewajiban untuk mendaras buku biasanya disusun atau diperintahkan oleh organisasi, lembaga, bahkan sampai perorangan semisal dosen, guru, trainer, ustadz, Kyai dan lain sebagainya. Maksud kata “tidak” di atas bukan berarti kita menolak soal penugasan itu, tetapi ialah membuat komitmen

Mulailah Berkomitmen untuk Tidak dengan Penugasan Read More »

Bedah Buku yang Aneh

Ini adalah pengalaman pribadi. Saya punya pengalaman bedah buku yang aneh. Kalau mau dibilang lucu juga boleh. Tak penting-penting amat sebenarnya tulisan ini. Tetapi saya ingin sedikit bercerita. Siapa tahu suatu saat kalian semua diundang untuk membedah sebuah buku sehingga kalian tak kaget atau tak terheran-heran ketika menjumpai apa yang pernah saya alami. Pertama, bedah

Bedah Buku yang Aneh Read More »

Benarkah Ke Depan Buku akan Hilang?

Suatu ketika ada seorang bapak mengatakan kepada saya bahwa ke depan buku akan hilang. Pernyataan itu dilontarkan setelah tahu kalau saya menekuni dunia perbukuan. Maksud bapak itu bukan hilang dalam arti hilang tak ada lagi, tetapi hilang dalam arti fisik dan berganti menjadi buku digital. Saya yakin kalian sudah tahu maksudnya apa. Betul, ebook maksudnya.

Benarkah Ke Depan Buku akan Hilang? Read More »

Menulis dan Perburuan Buku

Menulis dan perburuan buku, apa ada hubungannya? Kalau dihubungkan tentu saja ada. Sebenarnya ini pengalaman saya pribadi. Setiap kali saya menulis buku―yang kebanyakan isinya kumpulan esai―, untuk menunjang dan menguatkan argumennya maka biasanya saya melakukan apa yang disebut dalam judul tulisan ini, yakni perburuan buku. Pastinya, itu dilakukan ketika di rak buku saya pribadi tak

Menulis dan Perburuan Buku Read More »

Euforia Penulis

Buku pertama yang terbit adalah suatu kebanggan, apalagi jika secara kuantitas pemesanan begitu dahsyat. Euforia bagi penulisnya luar biasa. Namun sayangnya, euforia itu bisa melenakan. Soal keengganan meningkatkan kualitas misalnya. Karena puas akan jerih karya pertama, ia merasa biasa saja, lalu karya kedua muncul. Ternyata publik tak antusias seperti sebelumnya. Disitulah sebenarnya komitmennya diuji. Apakah

Euforia Penulis Read More »

Buku Pertama dan Konsistensi

Buku pertama adalah karya penulis yang biasanya memiliki rating tinggi di awal karirnya mengudara. Makanya, kalau ada penulis baru di Gaza dan ia pertama kali menerbitkan buku, saya katakan padanya agar memasifkan publikasi ke khalayak. Syukur, sekencang-kencangnya dan sebesar-besarnya. Saya juga meminta agar gunakan semua sumber daya gratisan yang dimiliki, semisal jaringan pertemanan, jaringan medsos,

Buku Pertama dan Konsistensi Read More »