Perkara Aku

Apakah aku sudah mulai pudar mengenali diriku sendiri, atau bahkan sebenarnya aku belum kenal sama sekali. Menjelang tahun yang baru tulisan ini sebagai salah satu bahan muhasabahku. Betapa banyak keliru yang berulang aku lakukan. Sudah berapa kali penyesalan dan kecewa kubuat sendiri. Sudah berapa banyak orang terluka karena polah tingkahku. Mohon maaf lahir dan batin, […]

Perkara Aku Read More »

Tak Ada Capres & Cawapres Ngomong Buku?

Untuk pertama kali, Pemilu 2024 ini serasa lebih adem. Tidak panas kasak kusuk seperti pemilu-pemilu sebelumnya. Hal ini terjadi karena saya tidak terlibat sama sekali sebagai salah satu pendukung atau tim pemenangan. Praktis, hanya menonton. Saya yakin, bagi masing-masing tim pemenangan ya pasti panas. Di rumah (Cilacap), kakak saya sebenarnya nyalon (nyaleg), jelas sekali pasti

Tak Ada Capres & Cawapres Ngomong Buku? Read More »

Value

Banyak yang hidup tapi tidak mau berjuang. Banyak yang berjuang tapi usia kerjanya tak panjang. Banyak yang berjuang tapi berhenti di tengah jalan. Apa yang membedakan? Iya, value. Ibarat akar sebuah pohon besar, value kerap tak terlihat kasatmata, namun kehadirannya menjadi penopang utama seorang pemimpin untuk terus tumbuh. Ia menjadi landasan bagi tugas-tugas besar kepemimpinan.

Value Read More »

Menyerah Pada AI? Tidak Juga

Ketika chat GPT mulai naik daun, saya coba untuk tidak menggunakannya. Tradisi “primitif” masih dilakukan. Mencari referansi di buku, jurnal, penelitian, dan seterusnya. Mbah Google (saya tidak tahu dianggap artificial Intelligence/AI atau tidak), adalah mesin yang biasa dipakai untuk menelusuri bahan-bahan tersebut. Seiring dunia yang yang menuntut serba cepat, akhirnya berimbas juga pada pekerjaan. Ketika

Menyerah Pada AI? Tidak Juga Read More »

Dunia Semakin Gila

Dunia memang semakin gila, itu versi saya. Lihatlah betapa semakin ke sini, pencapaian ilmu pengetahuan dan teknologi semakin hebat. Bukan hanya menyejahterakan manusia, tetapi juga berlaku sebaliknya. Lihatlah betapa banyak orang makin stres. Lihatlah betapa banyak orang minder, inferior, atau rendah diri (ada juga yang sebaliknya, terlalu narsis!). Lihatlah betapa banyak orang mulai membanding-bandingkan dirinya

Dunia Semakin Gila Read More »

Berbagi Resep Relaksasi

Ketika berhari-hari bunek ngotak-ngatik naskah atau hanya sekadar merapikan (proof, layout), biasanya saya mengambil sedikit waktu untuk berhenti sejenak, semacam “peregangan”. Dunia psikiater mungkin menyebutnya relaksasi atau “meditasi”. Di beberapa tulisan, mungkin saya lebih suka menyebutnya “berhenti sejenak”. Namun, sepertinya saya belum pernah berbagi resep ini. Setiap orang pasti memiliki cara berbeda-beda untuk relaksasi setelah

Berbagi Resep Relaksasi Read More »

Orang Menyebutnya Luka, Saya Menyebutnya Pelajaran

Sejak kejadian bunuh diri yang gagal itu, sahabatku satu ini menunjukkan sikap sayang secara agak berlebihan padaku. Jika kami berjumpa di masjid, ia menatapku lama dengan mulut komat-kamit. Pasti ia meminta kepada Ilahi Rabbi agar aku ditunjukkan jalan yang benar, dan agar sanak familinya tidak ada yang berbuat seperti yang kulakukan kemarin. Jika melihatku di

Orang Menyebutnya Luka, Saya Menyebutnya Pelajaran Read More »

Kebiasaan

Di era milenial seperti sekarang ini, teknologi telah menyatu dalam kehidupan manusia. Seolah-olah manusia sudah terlena dengan kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan oleh teknologi yang semakin lama semakin mutakhir ini. Perkembangan teknologi tidak saja mengubah gaya hidup manusia dari generasi ke generasi, namun juga cara pandang dan cara berpikir. Perkembangan teknologi di satu sisi bisa

Kebiasaan Read More »

Membayangkan Apa yang Belum Terjadi

Salah satu kekonyolan kita adalah seringnya membayangkan hal-hal yang belum terjadi. Mungkin, memang fitrahnya manusia yang memiliki pikiran dan emosi, ya seperti itu. Persoalannya, efek membayangkan apa yang belum terjadi bisa berdampak pada dua hal berikut. Pertama, kecemasan. Hal ini terjadi jika kita berpikir dan berprasangka buruk serta kita tidak bisa mengendalikannya. Ada ketakutan-ketakutan semu.

Membayangkan Apa yang Belum Terjadi Read More »