Sebagai seorang muslim kita tidak bisa lepas dari berbagai kesulitan. Seolah kesulitan menjadi salah satu cara Allah untuk menguji seorang muslim. Siapa yang berhasil melaluinya maka ialah yang benar-benar dikatakan seorang mukmin.
Menurut Imam Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin, Seorang mukmin hidup diantara lima kesulitan diantaranya adalah mukmin lain yang iri dengannya, munafik yang membencinya, kafir yang memeranginya, setan yang menghasutnya, nafsu yang menimbulkan rasa was-was akan dirinya. Maka untuk mengantisipasinya Allah mengingatkan kepada kita agar berhati-hati. kita mesti meningkatkan kesadaran akan keamanan. Sehingga kita siap dalam menghadapi kesulitan dalam kondisi apapun.
Adapun langkah yang dapat kita lakukan untuk mewujudkan kewaspadaan diri adalah dengan merahasiakan sesuatu yang ingin kita wujudkan. Hal ini membuat kita terhindar dari kebencian atau keirian dari orang yang bisa menghancurkan atau menggagalkan pencapaian kita. Rasulullah bersabda berusahalah untuk mewujudkan keinginan keinginan kalian dengan merahasiakannya.
Kita tidak bisa menghindar dari kesulitan hidup. Setiap orang di sekitar kita berpeluang iri atau tidak ingin melihat kesuksesan kita. Berhati-hati dan selalu waspada merupakan jalan yang tepat dalam meminimalisir kesulitan tersebut. Terakhir pesan guru saya adalah agar kita bisa keluar dari kesulitan-kesulitan hidup adalah dengan menjaga Allah, sehingga Allah akan menjaga kita.
Muhammad Iqbal, 20 Agustus 2021
