Otak diciptakan oleh tuhan untuk memahami segala hal yang berkaitan dengan apa yang dilihat dan didengar. Tak satu pun yang luput dari memori manusia yang menyimpan lebih dari 1 miliar sel terbagi dari otak kanan, otak kiri, otak kecil dan otak rawan. Setiap fungsi memiliki tugas masing-masing untuk bekerja secara optimal. Hal ini menunjukkan bagaimana sistem otak menangkap sensorik tubuh, hati dan organ lainnya memberikan respon pada benda yang ada di sekitarnya.
Perlu diketahui bahwa sensibilitas yang diterima otak akan mengubah segalanya jika tidak digunakan sebagaimana mestinya. Misalkan saja kita mengalami sebuah peristiwa kecelakaan di jalan raya. Rasa traumatis yang ditimbulkan bisa mengakibatkan produktifitas kerja tidak berjalan seperti orang normal pada umumnya. Situasi yang sama terjadi kembali saat ia menyetir kendaraan dengan kecepatan laju yang cukup cepat. Tetiba rasa takut menghantuinya di tengah perjalanan dan berhenti secara mendadak di bawah alam sadarnya.
Itu bukan hal yang mengherankan untuk seseorang yang mengalami rasa traumatis tersebut. Membiarkan jiwa yang sakit berakibat fatal pada sistem kerja otak. Lama-kelamaan menjadi overthinking atau memikirkan hal lampau di waktu bersamaan. Menemukan jalan buntu yang tidak tahu ujung permasalahannya.
Studi kasus lainnya sang kakak di rumah berdiam diri. Wajah murung dan pandangan kosong. sang adik membuka percakapan dengannya. Sang kakak pergi begitu saja tanpa alasan jelas. Ia merasa kesal dan berpikir apakah sedang marah dengan adiknya sendiri. Akhirnya adik mulai berprasangka buruk atau negative thinking begitu saja dengan kakaknya. Padahal belum tentu ada bukti bahwa sang kakak sedang marah dengan adiknya.
Anxiety atau gejala psikologis seperti ini banyak yang dialami oleh khalayak masyarakat. Tidak hanya orangtua saja, bahkan anak muda sering berselisih pendapat. Be positive people. Berpikir positif tidak gampang memang. Setiap waktu harus ada perubahan diri untuk berlaku adil dengan isi kepala supaya ketenangan hadir di waktu yang tepat.
Fadhi QP
