Zaman terus berubah. Gerakan Islam (Tarbiyah) tidak bisa hanya dan terus mengandalkan strategi dakwah struktural khususnya politik beserta instrumennya di masa ini. Banyak sekali ruang kosong bahkan kini terus bertambah yang harus di isi oleh aktivis dakwah.
Persoalan tak hanya sampai di situ. Rekrutmen dan pengelolaan SDM yang baru juga menjadi tantangan tersendiri. Suatu kemajuan akhirnya Tarbiyah berani “mengeluarkan” strategi dakwah kultural. Namun strategi yang baik ini akan sia-sia jika tidak dibarengi dengan perbaikan dalam banyak hal. Buku ini mencoba membicarakannya.





Ulasan
Belum ada ulasan.