Segala bentuk cinta yang kita miliki haruslah dimulai dengan Tuhan dan bermuara kepada Tuhan. Seorang yang baik akan menempuh jalan cintanya dengan kebaikan. Selalu menginstrospeksi apakah cinta itu hadir karena petunjuk Tuhan atau dorongan syahwat dan hawa nafsu yang menguasai hati. Para pencinta yang baik akan mudah kembali jika ternyata cintanya tersesat ke dalam jeratan syahwat yang menjadikannya hina. Para pencinta yang jahat tak berpikir untuk kembali sekalipun tahu bahwa dirinya telah tersesat. Sedangkan para pencinta yang penakut lebih mengutamakan was-was dari pada petunjuk.
Buku ini bertutur dengan lincah menyibak makna cinta sebenarnya. Mengungkap bagaimana kita selaku manusia untuk menjadi pencinta sejati. Sebagaimana khauf dan raja’, cinta memberi makna yang lebih tinggi dibandingkan kedua hal tersebut.
Selamat menikmati.



Ulasan
Belum ada ulasan.