Kita telah menyepakati bahwa Al Qur’an adalah kitab yang tidak terdapat keraguan didalamnya. Ia merupakan petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa.
Bagi orang-orang yang selalu mempelajari dan mengajar Al Qur’an akan memperoleh gelar sebagai manusia terbaik. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw “Sebaik-baik kalian adalah mereka yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya”.
Namun tidak banyak yang memahami hal tersebut. Ada juga manusia yang justru mengacuhkannya, sebagaimana doa Rasulullah Saw yang diabadikan Allah dalam firman-Nya pada surat Al-Furqon: 30. Kata mengacuhkan menurut Ibnu Katsir adalah tidak mau membacanya, menghafalkannya, mengamalkannya, bahkan berpaling darinya.
Sungguh hal ini tidak boleh terjadi, sebagai seorang aktivis dakwah tentu kita adalah orang pertama yang mesti bertanggung jawab dalam hal ini. Kitalah yang mesti kembali mensyiarkan kepada hal layak tentang interaksi dengan Al Qur’an yang diantaranya adalah mendengarkan dan menyimaknya, membaca, menghafal, mentadabburi, dan mengamalkannya. Semoga dengan begini menjadikan kita sebagai generasi Qurani.
Muhammad Iqbal
