Siapa yang tidak tahu dengan film doraemon ? film animasi jepang yang rilis di tahun 1980-an dan selalu terpampang di televisi setiap hari minggu pagi. ada seekor kucing robot bernama doraemon yang bisa mengabulkan segala hal untuk temannya bernama nobita. Bahkan, ia memiliki pintu istimewa ialah pintu kemana saja yang khas dengan warna pink-Nya. Apapun bisa dilakukan demi menyenangkan hati temannya tersebut. Seandainya Allah memberikan pintu surga seperti film doraemon. Pintu manakah yang kamu inginkan ? silahkan menjawab dari hati nurani masing-masing. timbangan nilai kebaikan di akhirat mencerminkan apa saja amalan kita selama di dunia.
Pertanyaannya sekarang ini bagaimana cara mendapatkan tiket emas yang didambakan oleh seluruh umat muslim di seluruh dunia. Semua jawaban bisa kamu temukan dalam 8 kunci tersebut. Mari berpetualang untuk menjalankan misi pertama, yaitu babus shalah. Shalat menjadi kunci pertama. Belajar untuk menjalankan shalat wajib dan sunahnya. Sertakan dengan menyempurnakan thaharah dan bacaan shalat. Untuk menyelesaikan misi tersebut adalah menghindari kelalaian yang diakibatkan oleh urusan dunia manapun.
Misi kedua ialah Ar-Rayan. Orang yang gemar berpuasa sunah dan wajib pada saat bulan ramadhan tiba. Melansir kutipan kajian online dari sang ulama bahwasannya orang yang rajin berpuasa tidak akan merasa kehausan saat menginjakkan kaki dan masuk ke dalamnya. Untuk menjalankan puasa sunnah saja terkadang masih ada yang berat, apalagi puasa wajib yang tetiba mengumpat untuk makan diam-diam di tempat yang sunyi. Kembalikan niat yang lurus dan temukan amalan puasa mana yang bisa dilakukan, walaupun itu sekecil bijih sesawi hitam.
Misi ketiga ialah As-Shadaqah. Kita berhak menyisihkan sebagian harta untuk menebarkan kebermanfaatan bagi orang sekitar. Saat kita diberi sebuah jabatan tinggi, harta yang berlimpah ddari apa yang dikumpulkan selama bertahun-tahun alangkah baiknya dikembalikan kepada sang pemilik harta tersebut. Semua tergantung pada pondasi keimanan untuk mengelolanya dengan cara yang sederhana. 2.5 % bukan hal yang sedikit. Bukan juga hal yang sulit. Jika dipupuk sedikit demi sedikit lama-lama menjadi setinggi gunung fuji. Belajarlah menjadi orang yang dermawan dan ikhlas memberi.
Misi selanjutnya ialah Al-Jihad. Dalam era modernitas yang penuh dengan lika-liku kehidupan. Kegiatan syiar dalam lingkungan masyarakat, baik masjid, tempat umum maupun sosial media yang menjadi media teknologi masa kini yang digandrungi kaum mustad’afin dengan penyimpangan cara berpikir (logical fallacy) oleh suatu kelompok tertentu. tantangan dalam misi ini dilakukan oleh para ulama yang menjunjung tinggi nilai-nilai islam yang syumuliyah dan keikhlasan tersebut dibayar dengan surga.
Misi terakhir ialah Adz-dzikr yang selalu melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan sholawat nabi, Al-Ayman dimana manusia tidak mendapatkan hisab apapun, Al-Kadziminal Ghaidz wal Afina yang mana belajar menjadi manusia yang bisa mengendalikan amarah terhadap suatu hal. Wudhu menjadi obat dari segala obat memadamkan api ddi dalam hati, dan Babul Walid yang turut berbakti kepada orangtua. Dalam hadits tirmidzi mengatakan jikalau kamu menyia-nyiakan, dipersilahkan. Jika engkau menjaganya maka rahmat datang kepadamu.
Fadhi QP
