Tujuan hidup ada untuk bisa meningkatkan fokus. Fokus menjadi penting setelah menentukan arah perjalanan. Yang membuat orang enggan fokus adalah belum ditemukannya tujuan hidup yang jelas dan diyakini dapat menjadikan diri lebih berarti.
Hari-hari ini penulis seperti lebih sadar akan pentingnya fokus dalam menjalani hidup.
Banyak pengalaman yang membuatnya mau untuk lebih memikirkan tujuan hidup atau bagaimana hidup ini akan dihabiskan, dan dijalankan.
Sebuah postingan di media sosial baru-baru ini juga menjadi reminder untuk mau lebih fokus pada bagaimana hidup ini mesti dijalani. Bukan berfokus pada hal-hal duniawi semata-mata.
Suatu waktu penulis merasa hidup begitu berat dilalui. Barangkali karena hidup yang dijalani baru bersandarkan pada rutinitas yang sebelumnya tertanamkan dalam dirinya.
Bukankah hidup itu sejatinya bukan hanya untuk bertahan hidup saja? Potongan ungkapan dari Buya Hamka juga seringkali kita baca, “Kalau hidup sekadar hidup, babi di hutan juga hidup. Kalau bekerja sekadar bekerja, kera juga bekerja.”
Anak muda saat ini dan generasi mendatang memang perlu lebih dikuatkan jiwanya melalui penguatan ilmu agama. Agar iman dapat senantiasa menjadi benteng dikala menjumpai situasi seperti apapun dalam hidupnya. []
Panji Sulapandoyo
