Sedikit Mengenai Feminis(me)

Konsep feminis mulai dirancang sedemikian rupa sehingga membuat perempuan berdiri sama tinggi dengan laki-laki. Namun konsep kesetaraan hak tidak lain muncul dari konsep liberalisme. Konseptualisasi feminis banyak mengadopsi model filsafat modern salah satunya universalisme. Penekanan pada persamaan atau universalisme membuat feminis melupakan konsep perbedaan dan pencarian terhadap esensialisme perempuan membuat feminis terjebak dalam logosentris dan narasi besar pemikiran modern.

Keadilan bagi Feminist?

Keadilan merupakan gagasan utama pada filsafat moral dan politik. Prinsip keadilan merupakan landasan bagi individu untuk berinteraksi dengan orang lain. Gagasan keadilan juga amat penting sebagai landasan bagi berbagai institusi sosial yang ada di masyarakat. Secara tradisional gagasan keadilan berkaitan erat dengan konsep kesetaraan.

Prinsip keadilan dari tradisi liberalisme menjunjung penghargaan yang setara terhadap manusia, tetapi dalam implementasinya, diberbagai zaman dan masa, pelanggaran hak dasar manusia karena orientasi seksual, identitas dan ekspresi gender kerap dilanggar ketika individu atau komunitas tidak berada dalam matriks heteronormatif.

Bagi para feminist, pendekatan keadilan perlu dibangun berdasarkan pengalaman konkret manusia, artinya ketika tiba pada keputusan atau kebijakan publik terkait distribusi beban dan keuntungan sosial penting untuk dibangun dari skema bottom up. Bagi para pemikir feminisme, teori keadilan yang terlalu abstrak pada akhirnya berimplikasi pada terkooptasinya substansi dari keadilan itu sendiri.

Tetapi dalam perkembangan sejarah feminist sendiri, ternyata pemeriksaan ketidakadilan yang berhenti pada kategori seks dan gender secara general juga bermasalah. Sebab subjek perempuan yang dibicarakan tercerabut dari konteks, meski benar hampir diseluruh bagian dunia perempuan mengalami diskriminasi dari patriarki, tetapi pemikiran feminist kontemporer melihat ada situasi situasi khusus juga perlu mendapat pemeriksaan serius.

Aila

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *