Harapan Diantara Ketidaklogisan

Manusia dibekali dengan otak yang membuatnya dapat berfikir logis. Namun, seringkali Allah memunculkan sesuatu yang tidak logis bagi manusia. Contohnya ialah ketika perang badar pasukan muslim yang berjumlah 300 orang mampu mengalahkan pasukan kafir quraish yang berjumlah 1000 orang, sungguh itu sesuatu yang tidak logis bagi akal manusia.

Tidak hanya sekali, Allah memunculkan peristiwa-peristiwa yang tidak logis lainnya. Pada perang Qadhisiyah, pasukan muslim berjumlah 32.000 mampu mengalahkan 200.000 pasukan Persia. Dalam pertempuran Yarmuk, 29.000 muslim mampu mengalahkan 200.000 pasukan Romawi, sungguh tidak logis.

Dipikirkan beribu kali tidak akan masuk diakal otak manusia. Aneh tapi nyata. Tentu bukan tidak ada tujuan Allah memunculkan peristiwa-peristiwa yang tidak masuk akal tersebut. Dengan adanya irisan antara logis dan tidak logis tersebut, akan muncul rasa harap pada diri manusia. Dan Allah sangat menyukai mereka yang berharap.

Dengan peristiwa tersebut, kita dapat belajar bahwa sesulit apapun medan perjuangan yang kita lalui, Allah ingin agar manusia tetap memiliki rasa harap padaNya. Sesulit apapun mimpi yang dipunya, meskipun terlihat tidak logis, mulailah dari irisan logis dan tidak logis yaitu harapan.

Yogyakarta, 3 September 2021
Usman Wahab

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *