Serba-Serbi Makanan dan Minuman (Part 2)

Oleh: D. Setiowati

Teman-teman pernah minum es sirup yang dijual pakai botol bekas syrup A*C? (sensor) Sirupnya warna-warni. Ada warna merah, kuning, dan oranye. Kalau teman-teman pernah minum ini sewaktu SD, mungkin kita seumuran 😀

Baik, kali ini kita akan melanjutkan pembahasan penurunan kualitas makanan dan minuman.

2. Sirup

Bulan Ramadhan yang lalu, kami mencicipi sebotol sirup A*C, salah satu isi parsel dari kolega kami. Warnanya oranye, sangat cerah, membuat kami ingin segera meminumnya. Menjelang berbuka puasa, kami campurkan 50 ml sirup ke dalam segelas air dan melengkapinya dengan air bening dan es batu. Apa yang teman-teman bayangkan? Nyesss…
Tapi, ada tapinya. Niat hati ingin minum yang segar-segar setelah tenggorokan kering seharian, ternyata yang kami dapatkan adalah rasa sirup yang tidak karuan. Lidah keluarga kami yang begitu peka terhadap gula aseli langsung tahu bahwa gula yang digunakan untuk membuat minuman tersebut adalah gula buatan, bukan gula yang biasa kami gunakan untuk membuat kopi atau teh di dapur (gula pasir).

Gula buatan seperti sakarin dan aspartam memang memiliki tingkat kemanisan beratus kali dibanding gula pasir. Namun, gula buatan tetap memiliki efek samping yang berbahaya jika dikonsumsi secara terus-menerus. Mengenai jenis gula buatan dan efek sampingnya bisa teman-teman baca di internet. Sedangkan efek yang bisa kami rasakan secara langsung saat itu adalah tenggorokan menjadi gatal dan beberapa anggota keluarga terserang batuk.

Memang beberapa tahun ini kami memiliki stigma negatif terhadap sirup tersebut. Setelah kejadian waktu itu, kami memutuskan untuk tidak lagi mengonsumsi sirup dimaksud dan sudah masuk dalam daftar blacklist.

Selain sirup di atas, minuman teh gelas dan teh botol juga perlu kita waspadai. Pasalnya, kami sering menemukan rasa manis yang berlebihan pada teh tersebut. Di sekolah, kami juga kerap kali menjumpai anak-anak membeli minuman serbuk seperti teh atau minuman rasa buah. Hal ini juga perlu diperhatikan. Akan lebih aman lagi jika kita membuat es teh atau jus sendiri di rumah. Anak-anak juga bisa membawa air bening dari rumah untuk menjaga kesehatan mereka dari konsumsi minuman berpengawet, berwarna, dan dari minuman yang mengandung pemanis buatan yang seringkali menyebabkan flu dan batuk pada anak-anak.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *