Menuju Empat Tahun Gaza Library Publishing

Logo menuju 4 Tahun Gaza Library Publishing

Sebenarnya, milad Gaza masih lama. Tepatnya bulan Maret. Namun, perhelatan untuk meramaikannya biasanya kami (penerbit) “sajikan” beberapa bulan sebelumnya. Pada milad yang ke empat, kami memulainya dari bulan ini sama seperti milad tahun lalu.

Sebenarnya saya “agak” lupa soal milad Gaza. Pikiran saya sedang banyak di akhir tahun ini. Entah soal buku yang belum kelar-kelar, editing buku lama yang tak ada kesudahannya, ataupun memikirkan soal Gaza yang sedang terseok-seok dan mencoba mengudara lagi. Bertahan di dunia perbukuan memang bukan hal mudah.

Lalu, apakah milad tahun ini ada yang spesial? Bukankah seperti biasanya hanya akan di isi dengan kajian buku dan promo buku?

Tunggu dulu, tahun ini ada yang spesial. Setidaknya ada dua hal yang menurut saya menjadikan milad ke empat ini begitu spesial.

Pertama, di tahun ini kami tidak sendirian. Gaza telah meluncurkan komunitas JPG (Jaringan Penulis Gaza). Isinya bukan hanya orang yang telah menulis buku di Gaza tetapi juga orang-orang yang sedang belajar menulis. Pintunya ada di Bincang Nulis Bareng (BNB). Kini, BNB sudah masuk di #batch 2. Kami berharap, BNB dan besama JPG bisa menelurkan penulis-penulis baru yang bisa mewarnai sekitar, mengedepankan idealisme, serta mengatakan yang benar ya benar, dan yang salah ya salah.

Komunitas JPG adalah komunitas kultural. Bukan struktural layaknya organisasi-organisasi kepenulisan. Biarkan saja JPG menjadi komunitas kultural untuk berbagi tulisan, belajar menulis, bertukar gagasan, dan semacamnya tanpa terlalu sibuk memikirkan hal-hal yanag berbau struktural. Meski masih banyak evaluasi dengan programnya yang mungkin masih agak “absurd”, tetapi saya tetap bersyukur. JPG telah berhasil menerbitkan satu buku kumpulan esai. Insya Allah buku keduanya akan segera mengudara pasca masa “belajar” #batch 2 usai.

Kedua, di milad ke empat ini, kajian buku akan dilakukan dalam suasana yang berbeda. Para pembaca akan terlibat dalam kajiannya. Itu bocoran yang saya paparkan di sini. Semoga dengan itu tidak membuat rasa penasaran. Para pembaca setia buku akan menjadi panelis-panelis dalam berbagai bedah bukunya.

Karena itulah, di milad ke empat, Gaza mengusung tagline: Membersamai para pembaca. Pikiran kami sederhana, tanpa ada pembaca rasa-rasanya mustahil penerbit akan terus ada dan bertahan. Milad ke empat ini adalah bagian dari merawat para pembaca, bagian dari menghidupkan tradisi literasi dikalangan pembaca, dan bagian dari menjaga nyala perbukuan.

Terima kasih kami ucapkan kepada sahabat-sahabat pembaca setia buku-buku Gaza, para penulis buku di Gaza, para jaringan buku Gaza (reseller/ mitra), jaringan penulis Gaza (JPG), dan semua orang para penyuka buku.

Viki Adi N. – DU Gaza Library Publishing

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *