Menilik Kembali Sistem Pendidikan Kita (1)

Seperti yang kita ketahui Bersama, bahwa WAJAR (Wajib Belajar) 12 tahun yang ditetapkan pemerintah untuk seluruh rakyat Indonesia sejak tahun ajaran 2015/2016 ini berfokus pada upaya pemerataan akses pendidikan di negara kita. Hingga pada tahun 2019 Menteri Pendidikan yang baru yaitu Nadiem Makarim mencetuskan program “Merdeka Belajar” dari tingkat pendidikan bawah hingga perguruan tinggi. Bagi pendidik yang mengetahui esensi dari pendidikan sendiri itu merupakan kabar gembira, karena tidak harus terpaku pada standar nasional yang “setara” pada setiap jenjangnya. Sejatinya pendidikan yang baik adalah yang menyesuaikan fitrah anak itu sendiri, dimana ada fase belajar tertentu pada setiap tumbuh kembang usianya. Dan tentu saja berbeda penilaian pada tiap-tiap anak didik.

Kembali mengingat pada pembahasan ilmu wajib ‘ain dan wajib kifayah yang lalu. Kebijakan yang diterapkan pemerintah untuk wajib belajar memang sangat baik untuk meningkatkan taraf pendidikan di Indonesia, namun sayangnya tidak menggunakan pondasi dasar dalam ber-ilmu. Belajar membaca dan berhitung memang dasar untuk dapat mengakses tingkatan ilmu selanjutnya, namun yang menjadi sorotan adalah kurikulum yang ada sekarang ini. pada konteks sekolah negeri pendidikan agama islam terutama, hanya mendapatkan porsi yang sangat kecil dibandingkan ilmu umum. Hanya sehari dalam sepekan pembahasan ilmu wajib yang ada pada sekolah pada saat ini. yang seharusnya menjadi pondasi dalam berpikir tetapi porsinya sangat jarang, bagaikan roti yang tampak kokoh bagian luarnya dan rapuh bagian dalamnya, banyak pori dan celah yang bahkan hancur saat di pegang.

Lain halnya dengan sekolah swasta islam, yang menerapkan kurikulum pendidikan agama lebih banyak dan dominan porsinya. Meskipun stereotip yang terbentuk di masyarakat untuk sekolah swasta tidak “sebagus” sekolah negeri, paling tidak murid mendapatkan dasar ilmu yang harusnya dipelajari sebagai seorang muslim.

Yugana Firda Syu’ari 4/9/21

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *