Ketetapan yang Indah

Nasehat guru pada muridnya, “Siapkan ruang kecewa. Bila nanti inginmu tak sejalan dengan ingin-Nya, kau tetap mampu tersenyum bahagia. Semoga kita diberikan hati yang lapang dalam menerima semua ketetapan Allah. Karena semua ketetapan-Nya jauh lebih baik dan indah.”

Allah tak pernah salah memilih hamba-Nya atas sebuah amanah. Allah yang menginginkanmu berkarya. Allah yang mempercayakan amanah padamu. Allah pula yang akan membersamai dalam perjalananmu.

Ketika inginmu tak sama dengan ingin-Nya, kecewa itu sangatlah wajar. Tinggal bagaimana diri mengelonya. Tenggelam dalam kekecewaan hingga mengabaikan amanah. Atau mengubahnya menjadi energi besar untuk mencapai tujuan.

Allah Maha Mengetahui segalanya, sedang dirimu tidak mengetahui apa-apa. Mulailah percaya pada diri sendiri. Mengelola rasa dengan rapi. Membersihkan diri atas cacat hati. Mendekati Sang Maha Tinggi. Meminta hidayah dan keberkahan dalam setiap langkah kebaikan.

Tenanglah, wahai diri! Ikhlas dalam hati akan menumbuhkan cinta. Cinta tanpa tapi. Cinta yang mengubah kata berat jadi ringan. Yang mencabut luka tanpa tersisa. Yang mengukir senyum di balik air mata. Dengan begitu nikmat berjuang dalam beramanah terasa sangatlah manis.

Bukan soal ingin dimana tapi dimana dibutuhkan. Mari bersyukur atas amanah terbaik menurut-Nya. []

Eni Astuti. Sukoharjo, 21 Agustus 2021

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *