Diskon!

Ekokritik – Sastra dan Budaya sebagai Arena Negosiasi

Harga aslinya adalah: Rp99000.Harga saat ini adalah: Rp79000.

Buku ini mencoba mengeksplorasi paradigma ekokritik yang diterapkan dalam berbagai karya sastra bahkan animasi. Ekokritik juga dipadukan dalam aspek spiritual, harmonisasi budaya, cerita rakyat, posisi perempuan, krisis alam, pascakolonial, ketubuhan, mitologi, hingga rekonsiliasi.

Kategori:

Buku ini mencoba mengeksplorasi paradigma ekokritik yang diterapkan dalam berbagai karya sastra bahkan animasi. Ekokritik juga dipadukan dalam aspek spiritual, harmonisasi budaya, cerita rakyat, posisi perempuan, krisis alam, pascakolonial, ketubuhan, mitologi, hingga rekonsiliasi.

Tak hanya itu, seluruh tulisan yang termuat dalam buku ini juga mencoba menempatkan sastra dan budaya sebagai ruang negosiasi. Negosiasi yang dimaksud tidak lain dalam rangka ikut andil dalam penyelesaian masalah lingkungan melalui kacamata sastra dan budaya yang menyasar kepada pembaca, masyarakat, bahkan pemangku kebijakan.

Kehadiran buku ini memberi kontribusi terhadap pengkajian sastra dan budaya dalam perspektif ekokritik. Segala buah pikiran para penulis dalam buku ini juga (semoga) memiliki dampak praktis untuk lebih sadar, baik dalam pemikiran maupun tindakan, terhadap isu-isu lingkungan.

Berat 220 gram
Penulis

Syifa Ulhusna Syahputri, Teddy Afriansyah, Ramiati Raman, Kukuh Setia Widodo, Adham Adyatma, Alif Zakaria, Prayoga Ramadhani, Marsya Kamila, Nada Nadillah, Mei Wakhidatul Hikmah, Liyana Nursetya Ningsih, Intan Fajriyah, dan Susan Permadini.
Tim editor: Lala Durotus Salwa, Milana Na’ilatunnadhira, Fadila Fathul Haq, dan Nur Khafifah M.

Tahun

2025

Ukuran

14 x 20 cm

Tebal

198

Kertas Isi

Bookpaper

Sampul

Softcover

Sistem

STP

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Ekokritik – Sastra dan Budaya sebagai Arena Negosiasi”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *