Mewujudkan Generasi Merdeka

Kemarin ketika hendak ke Masjid, aku melihat seorang nenek berpakaian lusuh tengah mengais-ngais sampah di tempat pembuangan sekolah. Pemandangan itu sungguh miris, seorang nenek yang seharusnya tengah duduk beristirahat di rumah, harus bersusah payah membanting tulang demi mempertahankan hidupnya.

Begitulah pemandangan yang terjadi di bangsa kita saat ini, bangsa yang kalau kata Koes plus lewat lirik lagunya mengatakan kalau bangsa kita ini adalah kolam susu, yang menggambarkan kelimpahan sumber daya alamnya. Meski pada faktanya masih dijumpai masyarakat yang hidup dalam kondisi yang menyedihkan. Kadang hati kita bertanya dimanakah letak keadilan di saat pejabat publik terus memperlihatkan kekayaannya, namun di sisi lain masih banyak masyarakat yang hidup dengan kemiskinan.

Kita mesti berjuang menghapus fenomena yang tidak baik itu. Sebab hal itu secara tidak langsung merupakan penjajahan hak kemanusiaan dan setiap penjajahan mesti dihapuskan. Sebagaimana yang tertuang dalam teks pembukaan undang-undang dasar yang sering kita dengarkan ketika melaksanakan upacara bendera.

Hendaknya kita bisa mengambil inspirasi dari perjuangan para ulama dan pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Perjuangan mereka begitu luar biasa, pikiran, tenaga, dan seluruh jiwa mereka persembahkan untuk menumpas penjajahan yang terjadi di bangsa kita. Yang akhirnya kita semua dapat merasakan kemerdekaan sampai saat ini.

Langkah konkrit yang mesti kita lakukan adalah dengan mempersiapkan generasi berjiwa merdeka. Lewat pendidikan berkualitas langkah tersebut harapannya bisa terwujudkan, dalam hal ini guru yang menjadi garda terdepannya. Sehingga kualitas guru begitu menentukan, apakah akan terlahir generasi merdeka atau generasi lemah tak berdaya.

Mewujudkan generasi merdeka hendaknya menjadi gerakan massive yang dilakukan oleh semua elemen, tidak hanya tugas sekolah saja, orang tua dan masyarakat mesti saling berkoordinasi dan bersinergi. Sehingga upaya yang dilakukan dapat membuahkan hasil yang diharapkan, yakni terciptanya generasi merdeka yang memiliki keseimbangan intelektual dan spiritual, mampu menjaga keutuhan serta menciptakan kemajuan bangsa.

Merdeka!.

Muhammad Iqbal 17 Agustus 2021

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *