Indonesia 2023, Siapkah kamu menghadapinya?

Sebenarnya, mengenai soal ini sudah (mulai) banyak orang yang menggaungkan. Bahwasannya (akan) ada krisis ekonomi di tahun 2023 yang disebutkan oleh beberapa sumber valid melalui platform sosial media. Meski soal tersebut dikembalikan kepada personal masing-masing, percaya atau tidaknya. Memang terkesan mengompori, tapi (semoga) bukan itu tujuannya. Lagipula tidak ada salahnya kan kita menyiapkan segala sesuatunya dengan baik secara “materiil” atau semua yang berkaitan dengan long-term good wealth.

Di era disrupsi sekarang, banyak tsunami informasi yang bisa diakses oleh netizen. Beberapa media mulai mempublikasi jika ada perlambatan ekonomi di Amerika selama hampir 8 bulan kedepan. Apakah akan berdampak besar pada Indonesia ? Belum tentu. Penguatan ekonomi Indonesia di atas 3% menurut pengamatan ekonom negara masih dirasa cukup baik.

Kita coba lihat negara Jerman. Mereka sudah memasuki musim dingin mulai pertengahan November sampai bulan Maret tahun depan. Nah sebagai penghasil batu bara, ada kesempatan bagi negara kita. Sudah jamak diketahui bahwa Indonesia termasuk pengekspor yang cukup signifikan selama tahun 2022. Ada kemungkinan ekonomi indonesia akan meroket seiring dengan bibit baru orang kaya di negeri ini dari berbagai wilayah selama tahun yang disebu-sebut sebagai “tahun kegelapan” tersebut.

Beda lagi dengan kasus Russian-Ukraine War yang digadang-gadang menjadi awal mula beberapa negara kocar-kacir dengan ketersediaan energi, pangan, dan segala penyuplai lainnya yang mereka harus distribusikan demi kesejahteraan masyarakatnya. Satu hal dalam pikiran orang awam untuk menatap tahun 2023 adalah jangan panik dengan kondisi yang terjadi, perbaharui arus informasi dengan bijak, upgrade diri setiap harinya apa yang bisa dilakukan sekecil apapun. []

 

Fadhi QP

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *