Judul ini bukan bermaksud iklan bank atau iklan sinetron. Maksud simpanan di sini lebih tepat hal yang kita endapkan dalam diri sendiri. Setiap orang pastilah mengalami berbagai peristiwa, baik itu manis, pahit, asam atau asin rasanya. Semua rasa ini membentuk diri kita menjadi pribadi yang beda antara satu dan yang lainnya.
Ada rasa yang senang sekali kita kunyah, ada rasa yang tak ingin kita kunyah. Ada juga rasa yang terkunyah tanpa sadar. Tapi dari sekian rasa itu, rasa mana yang ingin kita endapkan?
Rasa pahit cacian memang terkadang datang, tapi jangan sampai kita simpan sehingga kita menjadi pahit sekali di rasa orang. Ada rasa asam yang datang, tapi jangan kita simpan sampai asam sekali di lihat orang. Ada rasa pedas yang datang tapi jangan di simpan, nanti kita di “leupeh” orang. Biarlah rasa manis dan asin yang kita simpan agar rasa apapun yang datang mampu kita buang.
Ingatlah pesan baginda Nabi, “Janganlah meremehkan kebaikan sedikit pun juga walau engkau bertemu saudaramu dengan wajah berseri” (HR. Muslim No. 2626).
Jangan lupa bahagia teman. []
Rian Amani
