Memilih Antara Menunggu atau Percaya

Ada orang yang harus menunggu tenggelam, baru dia sadar bahwa memakai pelampung itu penting saat berlaut. Ada orang yang harus menunggu kepalanya terluka, baru dia sadar bahwa memakai helm itu penting saat berkendara.

Beberapa orang harus menunggu pada kondisi sekarat, antara hidup dan mati, tidak ada bantuan, baru dia memanggil-manggil nama Tuhan. Beberapa orang harus menunggu dimatikan, lalu dibangkitkan, untuk percaya bahwa hari akhir itu pasti datang.

Beberapa orang menunggu, yang lainnya memilih percaya. Beberapa orang bisa mengubah kehidupannya, yang lainnya kehabisan waktu. Ternyata ada hal yang tidak perlu terlihat dan terjadi, baru kita memilih untuk percaya.

Bukankah manusia berlari setelah mendengar sirine bahaya. Sedangkan hewan baru belari ketika melihat api di depan mata.

Yogyakarta, 27 Agustus 2021
Usman Wahab

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *