Salah satu persoalan metode psikologi modern dewasa ini adalah digunakannya metode ilmu sains yang terbatas pada sesuatu yang bersifat empiris dan rasional dalam penelitiannya. Sehingga apa yang diamati dalam psikis (jiwa) hanyalah apa yang terlihat dari perilaku atau hanya yang besifat materi biologis semata, bukan hakikat dari jiwa itu sendiri.
Para psikolog modern mengalami kesulitan dalam melakukan observasi secara empiris terhadap gejala-gejala jiwa di dalam diri manusia. Menurut mereka, jiwa mustahil dapat diobservasi. Akhirnya, ilmu psikologi hari ini lebih mencerminkan ilmu tingkah laku dibandingkan ilmu kejiwaan. Jika kita berkaca ke dalam pandangan hidup Islam, tingkah laku dan kejiwaan memiliki entitas fungsi yang berbeda meskipun keduanya saling berhubungan.
Berkaitan dengan hal tersebut, seorang filsuf Islam, Prof. Syed Muhammad Naquib al-Attas telah mengkritik metode psikologi modern dan menawarkan kerangka kerja dalam melakukan islamisasi psikologi modern agar ilmu psikologi benar-benar mengkaji apa yang seharusnya dikaji. Buku ini mencoba mengupas bagaimana usaha islamisasi yang digagas oleh Prof. al-Attas tersebut.




Ulasan
Belum ada ulasan.